Pancasila sebagai Pemersatu Indonesia

Oleh: Rizka Amalia Kurniawati (12 IPA 3)

Pancasila adalah ideologi Indonesia dimana arti dari ideologi adalah suatu gagasan atau ide yang dijadikan dasar dalam pencapaian suatu tujuan. Namun, di jaman sekarang ini Pancasila seperti kehilangan fungsinya sendiri yaitu seperti alat pemersatu bangsa Indonesia. Bagaimana kita bisa memperbaiki perbedaan yang terdapat di Indonesia? Lalu bagaimana cara kita untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari kita?
Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, adat istiadat, makanan dan banyak lagi. Semua itu tentu tidaklah mudah untuk membuat masyarakat Indonesia bisa bersatu dan membentuk persatuan yang kuat. Namun, akhir-akhir ini nilai-nilai Pancasila yang menjadi sumber hukum dari segala sumber seakan-akan telah memudar di hati masyarakat Indonesia terutama di kalangan pemuda. Jika tidak segera diselesaikan, semakin banyak konflik yang akan muncul yang mengatasnamakan perbedaan yang terdapat di Indonesia. Pancasila adalah salah satu cara untuk dapat membangkitkan rasa persatuan yang ada di dalam masyarakat Indonesia.
Di dalam sila ke tiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”, perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan faktor yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan perjuangan rakyat Indonesia. Menurut Ali Ma’ruf ( Peran Persatuan Indonesia dalam Perjuangan Merebut Kemerdekaan Indonesia: http://masalimaruf.blogspot.com ) Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia peranan persatuan Indonesia masih tetap memegang kunci pokok demi terwujudnya tujuan bangsa dan negara Indonesia. Oleh kerena itu pengertian Persatuan Indonesia sebagai hasil yaitu dalam wujud persatuan wilayah, bangsa, dan susunan negara, namun juga bersifat dinamis yaitu harus senantiasa dipelihara, dipupuk, dan dikembangkan.

Demokrasi sebagai alat pemersatu Indonesia (sumber: wikipedia)

     Perbedaan yang terdapat di Indonesia di latar belakangi oleh lahirnya pancasila. Oleh karena itu, dari lahirnya pancasila maka timbullah demokrasi dimana semua orang dapat mempunyai hak dan kebebasan yang masih di bawah kekuasaan hukum. Artinya, semua kebebasan dan hak asasi yang dimiliki oleh rakyat Indonesia tidak dapat digunakan sewenang-wenang. Menurut Wikipedia ( Demokrasi: http://id.wikipedia.org/ ), Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). Demokrasi yang diterapkan di Indonesia adalah demokrasi pancasila dimana demokrasi ini berasaskan lima sila yang menjadi nilai dasar didalamnya. Namun, ada faktor-faktor yang sangat berpengaruh dalam perkembangan demokrasi yang diantaranya adalah nilai budaya politik lokal, peranan masyarakat, dan fungsi kelembagaan. Dari ketiga faktor tersebut, peranan masyarakat sebagai aktor demokrasi karena merekalah yang mencampuradukkan antara politi-ekonomi dengan politik ekonomi berbasis bisnis sehingga visi misi yang terdapat dalam pancasila memudar. Oleh karena itu, rakyat Indonesia terutama para pemuda harus mempunyai kesadaran yang tinggi untuk mengembalikan visi misi pancasila yang sebenarnya.

Rakyat Indonesia yang ikut beraspirasi (sumber: wikipedia)

Menurut Drs. Chotib (Kewarganegaraan 3: 10), ada beberapa cara untuk menerapkan nilai-nilai pancasila dalam membentuk persatuan yang kuat. Pertama, kita harus bias punya rasa tenggang rasa yang tinggi dan dapat menghargai antara kepentingan diri sendiri dan kepentingan bersama. Kedua, kita harus menjunjungtinggi tradisi kejuangan dan kerelaan untuk berkorban dan membela kehormatan bangsa dan negara. Ketiga, menerapkan rasa patriotic serta penghargaan rasa kebangsaan sebagai realitas yang dinamis.
Kesimpulannya, pancasila adalah wadah dan media yang tepat untuk membentuk persatuan rakyat Indonesia. Nilai-nilai Pancasila adalah sumber dan dasar yang tepat untuk mengembangkan Indonesia. Melalui penerapan nilai-nilai pancasila, kita dapat meningkatkan rasa demokrasi untuk menutupi perbedaan yang terdapat diantara rakyat Indonesia. Sehingga, rasa persatuan yang kuat dapat dibentuk dengan mudah.

Daftar Pustaka:
Drs. Chotib, dkk. 2007. Kewarganegaraan 3 Menuju Masyarakat Madani. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.
http://www.radarbanten.com/newversion/opini/1969-memaknai-pancasila-dan-semangat-kemerdekaan-ri.html (diakses pada tanggal 11 september 2012 pukul 18:51)
http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi (diakses pada tanggal 11 September 2012 pukul 18:49)
http://masalimaruf.blogspot.com/2010/01/peran-persatuan-indonesia-dalam.html (diakses pada tanggal 11 September 2012 pukul 18: 53)

About rizkaamaliakurniawati

One of the student from SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy).. :D

Posted on September 15, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • %d bloggers like this: